5 Hal Penting Seputar MPASI Bayi Usia 10 Bulan

5 Hal Penting Seputar MPASI Bayi Usia 10 Bulan

Parenting

Tahapan MPASI anak usia 10 bulan keatas sudah menunjukkan kemampuan makan yang lebih baik. Anak Anda sudah bisa menikmati makanan padat menggunakan tangan alias finger foods. Pastikan Anda memberikan makanan yang bisa meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak lebih optimal pada usia ini. Tekstur makanan bayi 10 bulan keatas bisa lebih kasar dibandingkan tahapan MPASI bayi 6 bulan. Terlambat mengenalkan anak pada tekstur makanan sesuai usia bisa membuat ia mengalami gangguan pertumbuhan, lho!

Deretan Fakta MPASI Anak Usia 10 Bulan Keatas

Bila si kecil sudah menginjak usia 10 bulan, maka Anda akan kagum dengan perkembangannya yang semakin baik. Guna mendukung perkembangan yang optimal tersebut, ketahui beberapa hal seputar MPASI bayi usia 10 bulan berikut :

1. Tetap memberikan ASI

Selama Anda memberikan MPASI pada si kecil, jangan berhenti memberikan ASI meski Anda bisa membeli susu formula. ASI merupakan makanan yang mengandung nutrisi kompleks untuk mendukung pertumbuhan bayi lebih sempurna dibandingkan dengan susu formula biasa.

2. Variasi tekstur MPASI

Tekstur makanan bayi 10 bulan bisa ditingkatkan dibandingkan anak makan bubur pada usia sebelumnya. Jenis makanan yang dicincang halus, cincang kasar dan finger foods berupa biskuit bayi bisa Anda berikan. Pastikan saja tidak memberikan jenis makanan dengan tekstur terlalu kasar seperti potongan kacang atau daging yang terlalu besar.

3. Jenis makanan yang direkomendasikan

Sebagai pilihan menu MPASI anak usia 10 bulan bisa kombinasi dari nasi, umbi-umbian, daging merah, daging ayam, ikan, hati sapi, telur, sayuran, buah, dan produk olahan susu. Untuk produk olahan susu seperti yoghurt dan keju, pastikan anak tidak memiliki riwayat alergi tertentu.

4. Porsi dan frekuensi

Porsi makan anak usia 10 bulan sekitar 250 mililiter atau setengah mangkuk saja dengan durasi 3-4 kali sehari. Camilan sehat berupa buah atau biskuit bisa Anda berikan 1-2 kali saja guna menambah nutrisi tanpa meningkatkan berat badan yang berlebihan. Tetap hindari memberikan jenis makanan yang mengandung kadar gula tinggi untuk mencegah risiko kerusakan gigi dan penambahan kadar gula dalam darah si kecil.

5. Ajari anak makan sendiri

Anak usia 10 bulan sudah mampu memegang makanan sendiri, termasuk peralatan makan tanpa bantuan. Biarkan ia belajar makan lebih baik dibandingkan usia sebelumnya, tapi tetap awasi untuk mencegah risiko bayi tersedak atau kesulitan makan lainnya. Seiring pertumbuhan usia, anak akan semakin mahir dalam menikmati makanan, mengunyah dan menelan camilan sehat yang Anda berikan.

Yuk, berikan tekstur makanan bayi 10 bulan yang lebih kental atau tekstur kasar sesuai usia mereka! Anda wajib mengenalkan pergantian tekstur makanan lebih tepat untuk mencegah anak alami keterlambatan mengenal tekstur MPASI sehingga ia makan dengan kondisi mengemut atau menahan di mulut terlalu lama.